jaganews.com|kumpulan informasi kegiatan, gaya hidup, hobi dan profil dari praktisi hukum di Indonesia |

DANREM 121/ABW : Kuasai IPTEK untuk tingkat kan SDM

  • 156 views
  • 0 comments
jaganews.com_Singkawang - -  Komandan Korem (Danrem) 121/Abw, Brigadir Jenderal TNl Bambang Ismawan, S.E., M.M. memberikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada aparat pemerintah, TNI, Polri, Tokoh masyarakat, Tokoh agama dan Tokoh adat serta para kepala desa se- Kabupaten Bengkayang,bertempat di aula II lantai V kantor Bupati Bengkayang Kamis (16/11).
 
Dalam pembekalannya Danrem menyampaikan bahwa Setiap warga negara dituntut untuk dapat hidup berguna bagi negara dan bangsanya. 
 
“Pendidikan kewarganegaraan bukanlah hal yang baru, namun proses globalisasi telah mendorong pemikiran baru tentang pendidikan kewarganegaraan di beberapa negara," kata Bambang Ismawan.
 
Menurut Danrem 121/Abw, Pendidikan kewarganegaraan bertujuan untuk menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara, sikap serta perilaku yang cinta tanah air dan berwawasan nusantara serta ketahanan nasional dalam diri warga negara Republik Indonesia.
 
“Ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia yang berbudi luhur, berkepribadian, mandiri, maju, tangguh, cerdas, kreatif, terampil, berdisiplin, beretos kerja, profesional, bertanggung jawab, dan produktif serta sehat jasmani dan rohani,” ujarnya. 
 
Sikap dan mental yang cerdas dan penuh rasa tanggung jawab juga sangat diperlukan tentunya dengan disertai dengan beberapa hal antara lain 
 
"Sikap dan mental juga perlu menjadi perhatian yang disertai dengan beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta menghayati nilai - nilai falsafah bangsa, berbudi pekerti luhur, berdisiplin dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," ungkapnya. 
Kita semua harus berpikir, rasional, dinamis, dan sadar akan hak dan kewajiban sebagai warga negara. Bersifat profesional yang dijiwai oleh kesadaran bela negara serta aktif memanfaatkan ilmu pengetahuan teknologi dan seni untuk kepentingan kemanusiaan, bangsa dan negara.
 
"Melalui pendidikan kewarganegaraan, saya berharap warga negara Republik Indonesia mampu memahami, menganalisa, dan menjawab masalah - masalah yang dihadapi oleh masyarakat, bangsa dan negaranya secara konsisten dan berkesinambungan dengan cita - cita dan tujuan nasional seperti yang digariskan dalam pembukaan UUD 1945," pintanya. 
 
Ditambahkan Danrem, bahwa dalam perjuangan non fisik, harus tetap memegang teguh nilai-nilai ini disemua aspek kehidupan, khususnya untuk memerangi keterbelakangan, kemiskinan, kesenjangan sosial, korupsi, kolusi, dan nepotisme. 
 
"Menguasai IPTEK, meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar memiliki daya saing memelihara serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan berpikir obyektif rasional," tuturnya. 
 
Menurutnya, Indonesia merupakan negara yang berpontesi pangan dan pertumbuhan penduduk sangat pesat, namun dengan seiringnya kemajuan itu Indonesia banyak di incar oleh negara luar. dan diakuinya pula bahwa banyak negara-negara luar yang ingin merebut kekayaan tersebut. 
 
"Konfliknya suatu negara bermula adanya kekayaan suatu negara, seperti negara - negara bagian eropa tengah karena kayanya akan minyak.  Dimana perang jaman sekarang adalah ingin memperebutkan energi," jelasnya. 
Narkotika masuk ke Indonesian adalah salah satu bentuk perlawanan terhadap anak bangsa guna untuk memperlemah kekuatan anak Bangsa, dan harus kita waspadai bersama. 
 
(Tim Liputan / Arm)
Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Jaganews, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
jasa pembuatan website murah
©2017 Jaganews All right reserved