jaganews.com|kumpulan informasi kegiatan, gaya hidup, hobi dan profil dari praktisi hukum di Indonesia |

Komnas Perlindungan Anak Anggap Lambat Pengungkapan Kasus Kekerasan Seksual anak TK di Bogor

  • 175 views
  • 0 comments
Berita Komnas Perlindungan Anak Anggap Lambat Pengungkapan Kasus Kekerasan Seksual anak TK di Bogor di jaganews.com

 jaganews.com KOMNAS perlindungan anak menanggapi Peningkatan proses lidik ke sidik oleh Polresta Bogor  atas kasus kejahatan seksual  yang menimpa QZA (5) murid Taman Kanak-kanak (TK)  di Bogor yang diduga dilakukan S alias Udin guru TKnya di  bulan Mei 2017 yang sudah memasuki tahap mengirimkan SPDP kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) patutlah diapreasiasi, namun sayangnya, KOMNAS perlindungan anak anggap lambat pengungkapan kasus kekerasan seksual yang menimpa anak Tk di Bogor ini.

Alasan Komnas Perlindungan Anak Anggap Lambat Pengungkapan Kasus Kekerasan Seksual anak TK di Bogor mnegacu pada ketentuan UU RI No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) yang mengatur tentang batasan waktu pemeriksaan perkara pidana anak.

KOMNAS perlindungan anak menyampaikan kepada jaganews.com, “dengan tidak mengurangi rasa hormat terhadap kerja keras yang telah dilakukan penyidik bahwa tahapan proses lidik ke sidik yang dilakukan Penyidik Unit PPA Polresta Bogor Kota atas kasus ini kami menilai sangatlah terbilang lamban, tahapan proses penyidikan belum sensitif  pada anak sekalipun telah mendapatkan bukti dan keterangan dari berbagai saksi dan ahli hanya, bamun karena belum mendapat persesuaian dari bukti-bukti hukum yang didapat maka kasus kekerasan seksual terhadap anak belum dapat dinyatakan lengkap untuk diajukan kepada Jaksa,” ungkap Arist Merdeka Sirait Ketua umum KOMNAS perlindungan anak.

“Jika merujuk pada waktu kejadiaan perkara kekerasan seksual yang terjadi di awal  bulan Mei hingga sekarang sudah memasuki pertengahan bulan Agustus proses penyidikan ini juga belum lengkap dapat dikategorikan bahwa penyidik telah mengabaikan ketentuan dari UU SPPA. Oleh sebab itu, guna keadilan bagi korban serta demi kepentingan terbaik bagi anak (the best interest of the child) Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) sebagai lembaga pelaksana tugas dan fungsi keorganisasian dari Perkumpulan lembaga Perlindungan Anak (LPA) Pusat yang memberikan pembelaan dan perlindungan anak di Indonesia, selain menghormati kerja keras penyidik, terdorong  pula untuk mendesak segera penyidik Unit PPA PolrestaBogorKotamentuntaskanpenyidikannyadansegera pula menyerahkan berkas perkara kepada JPU Untuk diteruskan ke  pengadilan,” Terang Arist.

Untuk memantau dan pengawalan serta kontrol terhadap proses penanganan hukum yang dilakukan Polresta Bogor Kota atas perkara kekerasan seksual terhadap anak ini, KOMNAS perlindungan anak juga akan menerjunkan Quick Investigator Voluntary Komnas Anak Tim Jawa Barat untuk menyiapkan langkah-lanngkah hukum serta mengorganisir konferensi pers dengan melibatkan elemen masyarakat Bogor termasuk Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Keadilan Bogor Raya yang menaruh pembelaan terhadap kasus ini. Demikian disampaikan Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak. (Agus)

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Jaganews, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2017 Jaganews All right reserved