jaganews.com|kumpulan informasi kegiatan, gaya hidup, hobi dan profil dari praktisi hukum di Indonesia |

Lokasi Penambangan Pasir Batu di Sibau Hilir Makan Korban Jiwa

  • 343 views
  • 0 comments
Berita Lokasi Penambangan Pasir Batu di Sibau Hilir Makan Korban Jiwa di jaganews.com

jaganews.com Lokasi Penambangan pasir dan batu (Sirut) di sungai desa Sibau Hilir, Kecamatan Putussibau Utara, Kalimantan memakan korban jiwa seorang pekerja tambang pasir tersebut pada 18/07 2017.

Seorang pekerja tambang di lokasi Penambangan pasir dan batu (Sirut) di sungai desa Sibau Hilir, Kecamatan Putussibau Utara, atas nama Zulkarnain (27) tewas tenggelam di Sungai.

Kapolres Kapuas Hulu AKBP Imam Riyadi menyatakan, kronologi kejadian, korban saat itu menyelam untuk memperbaiki pipa sedotan Sirtu, yang berada di dalam air menggunakan bantuan pernafasan yang terhubung ke kompresor.

"Korban menyelam selama 30 menit kedalam lobang sedotan galian sirtu, yang berada di bawah rerumputan mengapung di atas air. Pada saat itu bantuan pernafasan oksigen dari mesin kompresor terlepas, mengakibatkan korban tenggelam dan kehabisan oksigen di dalam air," jelas nya kepada media jaganews.com.

Dikarenakan korban tidak naik kepermukaan kurang lebih 40 menit. Kemudian Pak Yahya miliknya galian Sirtu tersebut, dan juga rekan korban langsung menghubungi Staf Intel Batalyon 644/wls  untuk meminta bantuan pencarian korban.

"Pihak batalyon beserta masyarakat setempat, langsung melakukan pencarian selama kurang lebih 20 menit, dan akhirnya korban di temukan pada pukul 17.00 WIB, sudah dalam keadaan tidak bernyawa," ucapnya.

Kemudian korban langsung di bawa ke rumah orang tuanya, yang beralamat di Dusun Sayat, Desa Lunsara, Kecamatan Putussibau Selatan, menggunakan Ambulance milik Batalyon 644/wls.

"Kapolsek Putussibau Utara beserta anggota sudah mendatangi TKP lokasi Penambangan pasir dan batu (Sirut) di sungai desa Sibau Hilir, Kecamatan Putussibau Utara, kemudian melaksanakan Pulbaket terkait korban dan pemilik tambang galian C tersebut. Serta akan mendatangkan rumah duka, untuk menemui keluarga korban," ungkap AKBP Imam Riyadi. (Rajali)

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Jaganews, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2017 Jaganews All right reserved