jaganews.com|kumpulan informasi kegiatan, gaya hidup, hobi dan profil dari praktisi hukum di Indonesia |

Soroti Kasus Prostitusi Anak di Puncak Bogor, KOMNAS Perlindungan Anak Himbau Pemangku Kepentingan di Daerah lebih Aktif

  • 239 views
  • 0 comments
Berita Soroti Kasus Prostitusi Anak di Puncak Bogor, KOMNAS Perlindungan Anak Himbau Pemangku Kepentingan di Daerah lebih Aktif di jaganews.com

 jaganews.com Terbongkarnya jaringan prostitusi anak dan terus meningkatnya kejahatan seksual melalui jaringan online yang melibatkan anak ( Child Prostitution Online)  dikawasan destinasi wisata Puncak Bogor baru-baru bukanlah kabar baru, Menyoroti kasus prostitusi anak di kawasan destinasi wisata Puncak, Bogor, Jawa Barat, KOMNAS perlindungan anak menghimbau semua pemangku kepentingan daerah harus lebih aktif berkontribusi menyelamatkan anak dari jaringan prostitusi.  

KOMNAS perlindungan anak selain menghimbau juga tidak hanya melakukan penangkapan dan penyeledikan kasus prostitusi anak saja, namun para pemangku kepentingan daerah juga harus peka terhadap pemicu keterlibatan anak-anak dalam jaringan ini, disinyalir oleh KOMNAS perlindungan anak, sebagai contoh masyarakat sekitar kawasan destinasi wisata Puncak, Bogor, seakan menutup mata bahkan terkesan cuek terhadap fenomena ini, pemilik hotel dan penginapan dikawasan ini  juga ikut membiarkan praktek ini berjalan demi menghasilkan keuntunngan saja, padahal pemerintah Bogor sudah dinyatakan sebagai kota layak anak namun permintaan konsumen dewasa terpelajar terhadap anak untuk prostitusi terus meningkat.

Peningkatan ini menurut KOMNAS perlindungan anak juga terjadi karena gaya hidup masyarakat sekitar yang sudah terkontaminasi gaya hidup foya-foya, yang jauh dari kontrol orang tua, Inilah salah satu peluang yang menyebabkan suburnya prostitusi anak bertaraf international terus berkembang di kawasan Puncak Bogor. Kawin kontrak dengan warga negara asing di kawasan ini adalah hal yng lumrah ditengah-tengah sebahagian masyarakat di kawasan destinasi wisata ini juga salah datu faktor pendorong menjamurnya anak2 terlibat dalam dunia prostitusi. Bujuk rayu, tipu muslihat dan mengkambinghitamkan kemiskinan yang dilakukan para predator anak ini juga salah satu pemantik anak-anak menjadi korban prostitusi. 

Oleh sebab itu untuk memutus mata rantai jaringan Child Prostitution Online yang melibatkan jaringan online internasional diperlukan sikap tegas pemerintah kota dan kabupaten Bogor terhadap fenomena meningkatnya prostitusi online di kawasan puncak, KOMNAS Perlindungan Anak sebagai lembaga pelaksana tugas dan fungsi keorganisasian dari Perkumpulan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Pusat yang bergerak dibidang promosi, pembelaan dan perlindungan anak di Indonesia mendesak pemerintah kota dan kabupaten Bogor untuk segera menertibkan dan menindak tegas hotel dan penginapan yang memberikan akses terhadap praktek prostitusi anak di kawasan destinasi wisata Puncak Bogor, serta mendorong agar segera pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor, Walikota dan Bupati untuk mencanangkan gerakan perlindungan anak Sekampung sebagai wujud gerakan partisipasi masyarakat untuk menjaga dan melindung anak di kawasan ini. Walikota dan Bupati di Bogor tidak boleh menutub mata, bergerak dan bekerja demikian disampaikan Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak.(Agus)

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Jaganews, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2017 Jaganews All right reserved