jaganews.com|kumpulan informasi kegiatan, gaya hidup, hobi dan profil dari praktisi hukum di Indonesia |

TJHIA SUK TJIU : PUTUSAN PENGADILAN SUDAH JELAS, TAPI MENGAPA TIDAK DI HARGAI, APAKAH ATURANNYA MEMANG SEPERTI INI???

  • 1537 views
  • 0 comments

jaganews.com_Pontianak, - Pihak ahli waris Tjhia Suk Tjiu (80) yang saat ini dilumuri dengan rasa kecewa dan tangis akibat ketidak adilan yang dideritanya.

 
Dirinya meminta keadilan atas pecampolkan dan penyerobotan tanah milik pihaknya, kepada pihak – pihak terkait dalam hal ini.. “Saya sudah melakukan gugatan ke pegadilan negeri kelas 1.B Kota Singkwang berdasar kan putusan resmi perkara perdata gugatan No.06/PDT/G/1991/PN.SINGKWANG,” ujar dia.
 
Dirinya menjelaskan, NY.SO HONG LAN UMUR 80 TH yang kesehariannya bekerja sebagai ibu rumah tangga dan tinggal di Dusun Lubuk Bugis RT01. / RW01 kuasa. Dengan  ASYARI .SH. Sebagai PENGGUGAT sebagai Lawan dari sdr Suharto. Tentunya sebagai tergugat, pihaknya sangat kecewa karena pihak BPN RI Kabupaten Sambas tidak megindahkan keputusan tersebut, sebab masih melakukan pengiriman surat mediasi kembali. 
 
“Apakah negara kita ini hukum penggadilan dan Undang  - Undang Dasar yang berlaku dan sudah disahkan, bisa di permainkan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab, atasa dasar kepentingan demi merauk keuntungan pribadi atau kelompoknya masing – masing, dan Mengapa keadilan tidak selalu berada dipihak masyarakat kecil yang tidak mengerti hukum,” jelas dia.
 
Dirinya menerangkan, akibat kejadian ini, pihaknya merasa di tindas oleh oknum – oknum tak bertanggug jawab, yang telah memanfaatkan celah masyarakat kecil yang tidak mengerti dan mempunyai keterampilan dalam bidang hukum.
 
“Padahal dalam surat – surat asli sudah saya pegang mulai dari zaman kerajaan, kemudian berlanjut kepada zaman nenek moyang, hingga sampai saat ini, tetap terjaga keasliannya. Dan saya ingin tahu, mengapa keputusan yang sudah jelas dipengadilan masih juga tidak di hargai oleh pihak BPN RI Kabupaten Sambas, apakah aturannya memang seperti ini,” terang dia dengan tetesan air mata.
 
Dirinya berharap, agar semua kejadian yang menimpa pihaknya tidak terulang kembali kedepannya, agar tidak ada lagi masyarakat kecil yang tidak mempunyai keahlian dalam bidang hukum bisa di tindas dan dirampas hak – haknya.. (Jono / Viky)
Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Jaganews, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
jasa pembuatan website murah
©2017 Jaganews All right reserved