jaganews.com|kumpulan informasi kegiatan, gaya hidup, hobi dan profil dari praktisi hukum di Indonesia |

PHK SEPIHAK..PT.IFI DI DEMOKARYAWAN DAN SBSI

  • 1659 views
  • 3 comments

 Jaganews.com_Sumatra - - Desa Mendis Jaya, Kec.bayung lencir (sumsel)  karyawan PT Indonesia Fibreboard Industry (PT.IFI) melakukan unjuk rasa menuntut beberapa kebijakan perusahaan, aksi di depan gerbang pintu masuk Perusahaan IFI, Kamis 04-januari-2018

 
Domo aksi unjuk rasa dimulai pada pukul 09.30. wib beberapa orasi yang dilakukan karyawan PT IFI, mulai dari menyanyikan Lagu Nasional hingga mars dari SBSI serta membawa poster - poster tulisan tuntutan mereka kepada management PT IFI.
 
Karyawan yg bergabung di Serikat Buruh Sejahtera Indonesia ini menuntut beberapa hal yaitu. :
1).Meminta manegemen untuk memperkerja kembali saudara SUYITNO yg di PHK secara sepihak oleh Perusahaan PT.IFI, karena saudara suyitno salah satu adalah ketua serikat SBSI PT.IFI
 
2). Hal-hal pembuktian bahwa perusahaan menerima adanya serikat yaitu :
A). Pengibaran bendera SBSI di PT, IFI
B). Surat pernyataan tidak berkeberatan berserikat dari HO PT.IFI diperbanyak dan 
ditempel di setiap Dept/  Bagian.
C). Surat pernyataan tidak berkeberatan berserikat dari setiap Department PT.IFI 
(Tanda tangan Head Dept) diperbanyak dan ditempel di setiap Dept/Bagian.
D). Menyediakan fasilitas ruangan operasional kepengurusan SBSI
 
3). Bahwasanya kami meminta management merubah system kerja dari karyawan kontrak 
(PKWT) menjadi Karyawan tetap (PKWTT), berdasarkan ketentuan UU 
Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003, pada pasal 59 ayat (7) yang berbunyi perjanjian 
kerja untuk waktu tertentu (PKWT) yang tidak memenuhi ketentuan sebagaimana 
dimaksud dalam ayat (1), ayat (2), ayat (4), ayat (5) dan ayat (6), maka demi hukum akan 
menjadi Perjamjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT).
 
4). Bahwasanya kami meminta management untuk mengeluarkan bukti pembayaran upah 
yang terperinci (Slip Gaji) secara rutin setiap bulannya paling lambat saat upah 
dikeluarkan. Hal ini berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 78 tahun 2015 pada 
pasal 17 ayat (2) yang berbunyi “Pengusaha wajib memberikan bukti pembayaran upah 
yang memuat rincian upah yang diterima oleh pekerja/buruh pada saat upah dibayar.
 
5). Bahwasanya kami meminta management untuk lebih transparan dalam hal dasar 
perhitungan lembur, yang diamanatkan pada Kepmen no. 102 tahun 2004 pada pasal 10 
ayat (1) dan ayat (2).
 
6). Bahwasanya kami meminta management untuk transparan dalam hal pemberitahuan dan 
peninjaun struktur dan skala upah, yang di amanatkan dalam Permendisnakertrans No.01 
tahun 2017 pada pasal 8 ayat (1) dan PP no.78 tahun 2015 pasal 14 ayat (3) yang 
berbunyi “ Struktur dan skala upah wajib diberitahukan kepada seluruh pekerja/buruh 
oleh pengusaha”
 
7). Bahwasanya kami meminta management untuk tidak mendiskriminasi pada pemberian 
fasilitas mess dan makan kepada karyawan lokal dengan alasan efisiensi yang tidak 
transparan, serta tanpa adanya kompensasi bagi karyawan lokal tersebut, sebagaimana 
diamanatkan pada Peraturan Pemerintah no. 78 tahun 2015 pasal 9 ayat (1) dan ayat (2) 
mengenai fasilitas kerja.
 
8). Bahwasanya kami meminta management untuk menjelaskan kembali mengenai 
pengurangan tunjangan lokasi dan turunnya suatu golongan (level) tanpa sebab dan 
alasan yang tidak dijelaskan, dikarenakan hal ini membingungkan seluruh pekerja/buruh 
dalam hal adanya kenaikan gaji setiap tahun. Hal ini seharusnya menjadi pertimbangan 
perusahaan karena adanya inflasi ekonomi setiap tahunnya dan penilaian indeks 
kompetensi (PAT) setiap pekerja/buruh.
 
9). Bahwasanya kami meminta management untuk memberikan kebebasan pada 
pekerja/buruh dalam hal penggantian hari pada waktu hari libur nasional, yang selama ini 
dipaksa untuk dijadikan hari pengganti (change day), seharusnya dibayarkan sebagai 
lembur sesuai aturan Kepmen Disnakertrans no.102 tahun 2004 pada pasal 11 ayat (b) 
dan ayat (c).
 
10). Bahwasanya kami meminta management untuk lebih transparan dan objektif dalam hal 
penilaian kinerja karyawan (PAT), karena selama ini selalu dirasa tidak objektif dan 
diharapkan jangan adanya tindakan rasisme pada setiap keputusan penilaian
 
11). Bahwasanya kami meminta management untuk tidak beralasan pada kebijakan dalam hal 
memutuskan segala aturan yang ada. Hal ini terjadi pada hak cuti karyawan yang setiap 
tahunnya jika masih ada dipaksa untuk dihabiskan atau hilang sebelum akhir tahun. Hal 
ini tidak mendasar, karena bertentangan pada Peraturan Perusahaan PT. IFI yang masih 
berlaku sampai saat ini.
Seluruh pernyataan diatas akan dirundingkan secara bipatrit, kerena dari awal sudah 
diajukan perundingan yang sesuai prosedur, tetapi tidak ada niat baik dari perusahaan untuk para 
pekerja/buruh berunding. Jika ada sesuatu yang dibutuhkan untuk pembuktian pernyataan diatas 
maka seluruh pihak yang terlibat bersedia untuk menjadi saksi dan membuat pernyataan kalau 
hal yang dialami benar terjadi dilingkungan PT. IFI.
 
R.Muckty rustam selaku wakil ketua 1.Pengurus Komisariat PK-SBSI PT.IFI membenarkan aksi unjuk rasa itu " oleh itu kami meminta apa yang semestinya menjadi hak kami buruh, dan itu tidak melanggar aturan perundang - undangan yang ada" ujar Muckty alias Chaniago
 
Tambahnya sebelumnya
Serikat SBSI PT.IFI sudah mengajukan secara tertulis tuntutan tersebut namun tidak ada respon sedikitpun dari PT.IFI.
 
Dari pihak management, Irwandi selaku humas PT IFI mengatakan Mengenai pemberhentian saudara suyitno sudah sesuai prosedur dan sudah sampai disnaker, apapun keputusan yg ditetapkan oleh pemerintah, perusahaan PT.IFI.akan mengikutinya, "sedangkan untuk tuntutan yg lainya tidak ada yg normatif dan mengacu ke kebijakan perusahaan sehingga tidak melanggar aturan" undang" yg berlaku.
 
(mucty/team) 
Komentar
  • Muckty Chaniago
  • 2 tahun yang lalu

Sy senang ada nya berita online.
Jd sewaktu waktu/ kapan sj sy bisa lhat brita. Apa lagi ada nya JAGANEWS.COM sy slalu dpt berita terbaru dan terpedaya.
Smga jaganews.com Jaya selalu..

  • Muckty Chaniago
  • 2 tahun yang lalu

Dr aksi demo pada tanggal 4 januari 2018 di desa mendis Jaya jam 10 smpe 13.00


Dan sampe pada hari ini tanggal 14 januari 2018. Blm ada jawabn dr pihak manajemen, perusahaan belum memberi keputusan hasil dr pertemuan tempo hari..

  • Harry
  • 2 tahun yang lalu

Saya mau bergabung ke PT.IFI tetapi setelah membaca berita ini saya jadi bimbang.

Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Jaganews, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
jasa pembuatan website murah
©2017 Jaganews All right reserved